Home / Berita Terkini / Jejak waktu / Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional

Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional

Asal-Usul dan Makna Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berasal dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular pada masa Kerajaan Majapahit. Maknanya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Semboyan ini mencerminkan realitas bangsa Indonesia yang beragam suku, agama, ras, budaya, dan bahasa, namun tetap bersatu sebagai satu bangsa.

Nilai utama dalam Bhinneka Tunggal Ika adalah toleransi, saling menghormati, dan persatuan.

Kebinekaan sebagai Modal Sosial

Modal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama. Kebinekaan dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan baik melalui sikap saling percaya, gotong royong, dan solidaritas sosial.

Contoh modal sosial dalam masyarakat Indonesia:

  • Kerja bakti di lingkungan
  • Musyawarah mufakat
  • Tradisi tolong-menolong

Gotong Royong dalam Ekonomi Pancasila

Gotong royong merupakan ciri khas bangsa Indonesia dan menjadi dasar ekonomi Pancasila. Dalam konteks ekonomi, gotong royong diwujudkan melalui:

  • Koperasi
  • UMKM berbasis komunitas
  • Program sosial masyarakat

Gotong royong memperkuat persatuan dan mencegah konflik sosial akibat perbedaan.

Prinsip Gotong Royong untuk Harmoni dalam Keragaman

Untuk menjaga harmoni dalam keberagaman, diperlukan prinsip:

  • Toleransi
  • Dialog dan musyawarah
  • Keadilan sosial
  • Anti-diskriminasi

Prinsip-prinsip ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila Persatuan Indonesia dan Keadilan Sosial.

Contoh Sikap dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghargai teman yang berbeda agama atau budaya

  • Bekerja sama tanpa membedakan latar belakang
  • Menyelesaikan konflik dengan musyawarah

PROYEK KEBHINEKAAN DI SEKITARKU

Proyek: “Kebinekaan di Sekitarku”

Tujuan: Melatih peserta didik mengamati dan mempraktikkan nilai kebinekaan.

Langkah Kegiatan:

  1. Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil.
  2. Setiap kelompok mengamati bentuk kebinekaan di sekolah atau lingkungan sekitar.
  3. Kelompok membuat laporan (poster, video pendek, atau presentasi) berisi:
  • Bentuk kebinekaan yang ditemukan
  • Manfaat kebinekaan
  • Upaya menjaga harmoni
  1. Presentasikan hasilnya di depan kelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *