Pernah nggak sih kamu mikir…
Kenapa ya, banyak orang Islam… tapi masih ada yang nggak mau salat?
Ada yang bilang males, ngantuk, bangun kesiangan..
Ada yang bilang belum dapat hidayah…
Ada juga yang jujur,
“Aku tahu salat wajib… tapi rasanya berat.”
Padahal Allah udah bilang dalam Surat Al-‘Ankabut ayat 45:
“Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
Tapi… kalau begitu,
kenapa banyak yang tetap meninggalkannya?
Banyak orang mengira salat itu cuma gerakan: berdiri, rukuk, sujud.
Padahal salat itu hubungan langsung antara manusia dan Penciptanya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Perjanjian antara kami dan mereka adalah salat. Barang siapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kafir.” (Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi)
Kata “kafir” di sini bukan cuma berarti keluar dari Islam, tapi menutup diri dari cahaya Allah.
Kalau orang tahu bahwa setiap kali ia sujud, Allah sedang “melihat dan mendengarkan”-nya, mungkin ia nggak akan berani meninggalkannya.
Kadang… bukan karena nggak mau, tapi karena lingkungan.
Di rumah nggak ada yang salat.
Teman-teman juga nggak peduli soal solat.
Akhirnya, kita pun ikut terbiasa hidup tanpa arah.
Padahal Allah udah ingetin: “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim:6)
Ada juga yang ninggalin salat karena mengejar uang. Takut rezeki kabur kalau berhenti kerja karena solat. Padahal Allah berfirman: “Kami tidak meminta rezeki darimu. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu.” (QS. Taha:132)
Mereka lupa…yang ngasih kerjaan itu Allah. Yang kasih pelanggan juga Allah.
Klik Ini, Nikmati KENIKMATANNYA
Ada pula yang pintar teknologi, jago ngelas, hebat di mesin, komputer, otomotif, merasa cantik jika wudhu makeup nya luntur, merasa ganteng dan urakan, tapi malas belajar agama.
Bukan karena bodoh…tapi karena merasa tidak butuh Tuhan.
Imam Al-Ghazali pernah bilang: “Kebodohan paling berbahaya adalah ketika seseorang merasa sudah tahu segalanya.”
Di media sosial, banyak konten yang bilang:
“Kalau Tuhan ada, kenapa dunia tidak adil?”
“Atheis lebih baik, mereka jujur tanpa takut neraka.”
Ini adalah virus pemikiran global yang datang dari luar Islam, pelan-pelan menumbuhkan keraguan.
Padahal, iman bukan hasil logika semata, tapi hasil pencarian hati.
Filsuf Muslim besar, Ibnu Sina, pernah berkata: “Akal menunjukkan arah menuju Tuhan, tapi hati yang sampai kepada-Nya.”
Mereka yang tidak salat karena terpengaruh filsafat ateis, biasanya sedang kehilangan makna hidup — bukan kehilangan bukti Tuhan.
Dan jangan lupa…
ada konspirasi global.
Sistem dunia sekarang sengaja bikin manusia lupa Tuhan.
Film, lagu yang bikin mabuk cinta dan dunia, iklan, semuanya mengajak kita mencintai dunia…dan takut mati.
Rasulullah ﷺ sudah pernah mengingatkan: “Kalian banyak, tapi seperti buih di lautan. Kalian cinta dunia dan takut mati.” (Hadits yang diriwayatkan Abu Dawud)
Ada juga yang nggak salat karena luka.
Pernah disindir, dihakimi, atau diremehkan.
Padahal, agama itu harusnya memeluk, bukan menghakimi.
Salat itu bukan tanda kesucian, tapi tanda seseorang masih mau kembali, tunduk, dan cinta kepada Allah.
Jadi… kenapa ada orang Islam yang tidak mau salat?
Karena manusia mudah lupa.
Mudah lalai.
Dan mudah tertipu dunia.
Tapi Allah selalu memanggil kita kembali:
“Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka, jangan berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar:53)
Salat itu bukan beban.
Tapi hadiah dari Allah.
Lima kali sehari, Allah mengundang kita bicara langsung dengan-Nya.
Jadi… kalau kamu masih sering tidak solat, masih malas solat.
jangan malu.
Mulailah dari satu, lalu dua, lalu lengkap.
Yang penting, terus berjuang.
Karena di akhirat nanti,
yang pertama kali akan ditanya… adalah salat.
Mereka yang meninggalkan salat… bukan orang jahat.
Mereka hanya orang yang belum merasakan indahnya berbicara dengan Allah.
“Jangan tunggu sempurna untuk mendekat kepada Allah,
karena tanpa Allah, kita takkan pernah sempurna.” (yans)









4 Komentar
Tugas:
1.Kenapa ada orang Islam yang tidak mau salat?
2.Apa Maksud kata “kafir” yang tertera dalam tulisan di link di atas?
Jawaban:
1. karna rasa malas, ngantuk, atau bangun kesiangan bangunnya.
2. Kata “kafir” di sini bukan cuma berarti keluar dari Islam, tapi menutup diri dari cahaya Allah.
Tugas:
1. Kenapa ada orang Islam yang tidak mau salat?
2. Apa Maksud kata “kafir” yang tertera dalam tulisan di link di atas?
Jawaban Pribadi saya:
1. alasannya seorang Muslim tidak salat karna rasa malas, mengantuk, lelah, atau merasa belum mendapat hidayah
2. Kafir yang berarti bukan bener keluar dari Agama Islam, melainkan Menutupi diri dari kebeneran dan dari cahaya dari Allah SWT
ANGGI AURA
XI RPL 2
1. kenapa ada orang islam yang tidak mau salat?
jabaw= •kurangnya pemahaman
•kesibukan duniawi
•rasa malas
•godaan syaitan
2. apa maksud kata “kafir”
jawab= “kafir” adalah istilah dalam islam yang sangat kaya makna dan kadang kontroversial, tergantung konteks, secara bahasa (bahasa arab) “kafir” berasal dari akar kata k-f-r yang artinya “menutup”
Tugas:
1.Kenapa ada orang Islam yang tidak mau salat?
2.Apa Maksud kata “kafir” yang tertera dalam tulisan di link di atas?
Jawaban:
1. Ada yang bilang males, ngantuk, bangun kesiangan
2.Kata “kafir” di sini bukan cuma berarti keluar dari Islam, tapi menutup diri dari cahaya Allah